Logo
Beranda Berita Single Post

KAMABIDA BUKA SEMINAR KEPRAMUKAAN, KMD, KML DAN RAKOR KWARDA DAN KWARCAB SE-KALSEL

KWARDA KALSEL, BANJARMASIN – Bertempat di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin. Jum’at (10/09/2024) seraya mengucapkan Basmalllah, Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Sahbirin Noor selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka (Kamabida) Kalsel membuka secara resmi membuka Seminar Kepramukaan, Kursus Mahir Dasar (KMD), Kursus Mahir Lanjutan (KML, dan Rapat Koordinasi Kwartir Daerah Gerakan Pramuka (Kwarda) dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka (Kwarcab) Se-Kalsel.

 

Kegiatan yang dihadiri Kamabida, Ketua beserta Pengurus dan Badan Integral Kwarda Kalsel, Pengurus Kwarcab dan Peserta KMD, KML dan Seminar Kepramukaan yang merupakan utusan dari Kwarcab Se-Kalsel serta Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) dan Pembina Pramuka di Kota Banjarmasin ini menurut Ketua Pelaksana Kak. H. Achmadi, S.Sos. yang juga Wakil Ketua V Kwarda Bidang Pengabdian Masyarakat dan Penanggulangan Bencana (Abdimasgana), merupakan kegiatan yang didasari oleh Hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dilaksanakan bulan April kemarin, Arahan Ketua Kwarda (Kakwarda) dan Program Kerja Kwarda Kalsel.

 

 

“Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari hasil Rakernas pada bulan kemarin, arahan Kakwarda Kalsel serta salah satu dari Program Kerja Kwarda Kalsel” lapor Kak H. Achmadi, S.Sos. saat menyampaikan laporan pelaksanaan Seminar Kepramukaan dengan tema Penguatan Ekstrakurikuler Pramuka Dalam Kurikulum Merdeka”, Kursus Mahir Dasar (KMD), Kursus Mahir Lanjutan (KML, dan Rapat Koordinasi Kwartir Daerah Gerakan Pramuka (Kwarda) dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka (Kwarcab) Se-Kalsel.

 

Sementara itu, Hja Raudatul Jannah, SKM. M.Kes. Ketua Kwarda Kalsel saat menyampaikan sambutannya, sangat mengapresiasi kehadiran peserta yang luar biasa banyaknya sehingga memenuhi Gedung Mahligai Pancasila. “terima kasih atas kehadiran para peserta yang luar biasa banyak  dan memenuhi Gedung ini, dan ini membuktikan niat kita melanjutkan eksistensi Gerakan Pramuka di Kalimantan Selatan” ucap Kakwarda yang biasa dipanggil ACIL ODAH ini.

 

 

Menanggapi keluarnya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 yang selama ini viral karena tidak lagi menjadikan kegiatan Kepramukan sebagai kegiatan ekstrakurikuler yang wajib diikuti oleh seluruh peserta didik di berbagai Satuan Pendidikan, ia menyampaikan pesan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka (Kakwarnas) Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Budi Waseso, agar seluruh anggota pramuka tidak terpengaruh dengan upaya-upaya melemahkan Gerakan Pramuka, dan terus melanjutkan eksistensi Gerakan Pramuka membantu pemerintah dalam melaksanakan pembangunan khususnya dalam mencetak kader-kader pemimpin bangsa yang dapat diandalkan dan berkarakter dengan melakukan berbagai inovasi kegiatan, seperti yang dilaksanakan Kwarda Kalsel pada Tahun 2024 ini yang melaksanakan Seminar Kepramukaan, KMD, KML dan Rapat Koordinasi Kwarda dengan Kwarcab Se-Kalsel, serta akan melaksanakan Kemah Besar Penggalang, Kursus Pengelola Dewan Kerja (KPDK), Kursus Pelatih Dasar (KPD), Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Vertical Rescue, Jambore On The Air (JOTA) dan Jambore On The Internet (JOTI) serta Peringatan hari Pramuka Ke-63 di Kabupaten Banjar.

 

 

Paman Birin panggilan Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor sendiri, sesaat setelah mengalungkan tanda peserta secara simbolis kepada seluruh para peserta menyampaikan rasa kagum dan bangga terhadap Gerakan Pramuka yang tetap eksis dan bahkan semakin maju di Bumi Kalimantan Selatan Babussalam ini. “kehadiran Kakak-kakak dan Adik-adik hari ini seakan menegaskan, bahwa Pramuka di Banu akita tak pernah ragu dan berhenti untuk menjadi bagian terdepan dalam menggerakkan Kepanduan Indonesia” ucapnya.

 

Gerakan Pramuka yang telah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak menjadi Peserta Didik dengan golongan Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega, serta menjadi Anggota Dewasa telah menjadi bagian dari kehidupan dan ikut mewarnai pembentukan karakter bangsa Indonesia selama ini. Nilai-nilai yang dikembangkan dalam kegiatan Kepramukaan memberikan kesan yang sangat bermakna dalam membentuk kepribadian generasi muda. Dan melalui Gerakan Pramuka ini generasi mud akita dibekali penghormatan yang tinggi kepada Pancasila, ditanamkannya Rasa Cinta Tanah Air, dibentuknya sikap nasionalisme, diajarkan budaya gotong royong, kesopanan, adab, cinta lingkungan serta Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

 

 

Sementara untuk menghadapi dan mngurangi dampak perubahan musim, elnino dan musim kemarau, selain mengajak dan berharap seluruh anggota pramuka untuk terus melaksanakan Gerakan Revolusi Hijau yaitu sebuah gerakan menanam, menanam dan menanam, ia juga mengajak dan berharap agar anggota pramuka meningkatkan kewaspadan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, serta melakukan berbagai aksi kewaspadaan seperti Cepat Temukan, Cepat Atasi dan Cepat Laporkan, agar tidak menyebabkan efek yang tidak diinginkan. (oel/rbr/fan-PusdatinKwardaKalsel)