Penulis : DKD Kalsel
Foto : DKD Kalsel
Editor : Pusdatin Kalsel
CIBUBUR, KWARDA KALSEL – Konsistensi dukungan terhadap kepentingan Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) terus disuarakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka (Kwarda) Kalimantan Selatan (Kalsel). Hal tersebut disampaikan melalui Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega Puteri Putera Tingkat Daerah (DKD) Kalsel pada Sidang Paripurna Nasional (Sidparnas) 2026 yang dilaksanakan oleh Dewan Kerja Pramuka Penegak Pandega Puteri Putera Tingkat Nasional (DKN) di Cibubur, Jakarta Timur.
Pada Sidparnas 2026 yang dibuka secara resmi oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka (Kwarnas) Kak. Budi Waseso atau yang dikenal dengan Kak Buwas dan berlangsung dari tanggal 23-24 Januari 2026, Kwarda Kalsel yang mengirimkan dua orang delegasi, yaitu Kak Siti Patimah, S.Pd.Gr selaku Ketua DKD Kalsel dan Kak Dimas Arya Prayoga selaku Wakil Ketua DKD Kalsel, yang konsisten menyuarakan pentingnya kebijakan terhadap Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) sebagai salah satu peran Gerakan Pramuka dalam turut serta membangun masyarakat.
Point penting yang disuarakan Pramuka Kalsel untuk mempenrjuangkan berbagai hak PBK, yaitu mengusulkan percepatan kajian Petunjuk Penyelenggaraan Pola Mekanisme Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega Berkebutuhan Khusus, serta mengajukan Bahasa Isyarat sebagai salah satu poin dalam Syarat Kecakapan Umum (SKU) Pramuka Penegak dan Pandega sebagai upaya mewujudkan lingkungan Gerakan Pramuka yang inklusif.

Kehadiran delegasi pada Sidparnas 2026 tersebut, menjadi bentuk partisipasi aktif Kwarda Kalimantan Selatan dalam proses pengambilan keputusan strategis di tingkat nasional. Dimana selain menyuarakan kepentingan PBK, Kwarda Kalsel juga mendorong pengkajian dan penyempurnaan Petunjuk Pelaksanaan Kesakaan agar selaras dengan petunjuk pembinaan kepramukaan lainnya, serta mendorong percepatan pembahasan PPDK 005 Tahun 2017 yang dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi dan dinamika Dewan Kerja saat ini.
Sidang Paripurna Nasional dengan berbagai agenda pentingnya, merupakan forum tertinggi pengambilan keputusan organisasi bagi Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega se-Indonesia. Forum ini menjadi wadah evaluasi kinerja, penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus, serta perumusan kebijakan dan arah pembinaan kepramukaan di tingkat nasional.

Ketua DKD Kalsel Kak. Siti Patimah berharap, Sidparnas ini dapat menghasilkan keputusan yang mampu meningkatkan kualitas pembinaan Pramuka Berkebutuhan Khusus serta Pramuka Penegak dan Pandega di seluruh Indonesia dan mampu memperkuat peran Dewan Kerja dalam menjawab tantangan generasi muda di masa mendatang sesuai harapan Pramuka Penegak dan Pandega di Kalimantan Selatan.
“Kami berharap Sidparnas ini menghasilkan Keputusan yang dapat meningkatkan kualitas pembinaan terhadap Pramuka Berkebutuhan Khusus pada khususnya serta Pramuka Penegak dan Pandega di Indonesia pada umumnya, mampu memperkuat peran Dewan Kerja dalam menjawab tantangan generasi muda di masa depan sesuai harapan Pramuka Penegak dan Pandega di Kalimantan Selatan” ujar Kak Siti Patimah di Cibubur, Sabtu (24/01/2026). (Pusdatin-KwardaKS)